Hantaran

19 Nov 2013

(Sebuah #FF100Kata yang gagal didaftarkan, gegara telat :D )

Hampir setiap pasang mata terpaku pada hantaran di tegah ruangan. Sepasang lingerie merah begitu mencolok dalam sebuah keranjang rotan yang dikemas cantik.
“Selera Tiwi boleh juga. Merah.”
“Selera Anton, kalik.”
Bisik-bisik terus menggema hingga jelang prosesi akad nikah. Tiwi dan Anton akhirnya resmi menjadi pasangan suami istri.
Malam harinya, pada sebuah kamar, tali-temali berusaha dipasang.
“Ternyata kamu liar, Sayang.”
“Lingerie merah adalah impianku. Lihat, pas dengan ukuranku, 36C.”
Tiba-tiba pintu diketuk.
“Mah!” teriak Tiwi dari luar. “Lihat hantaran Tiwi yang isinya pakaian dalam warna merah, nggak?”
Papah dan Mamah Tiwi saling pandang, lalu membenamkan diri semakin dalam di bawah selimut.


TAGS flashfiction #FF100Kata


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post