• 2

    Sep

    Ayo, Kita Kopdar!

    Hati-hati bila bergaul di dunia maya! Peringatan seperti itu kerap disampaikan oleh banyak pihak, misalnya orang tua, para guru, penyiar televisi, dll. Sebagai blogger, tentu kita bisa menanggapi peringatan itu dengan bijak. Kehati-hatian memang perlu, namun tidak serta merta membuat kita menutup diri dan enggan bergaul di dunia maya, bukan? Sedangkan kita tahu bahwa dunia maya adalah wadahnya blogger untuk berkreasi dan berinteraksi. Melalui blog, seorang blogger dapat berinteraksi dengan blogger lainnya lewat kolom komentar misalnya. Lalu berlanjut dengan saling tukar dan saling follow akun jejaring sosial. Interaksi menjadi lebih intens dengan bertukar nomor telepon. Saat kondisi memungkinkan, para blogger bisa saling kontak untuk bertemu di dunia nyata, atau yang biasa dise
  • 1

    Sep

    Cerita Anak SMP : Awal dari Impian

    Apakah sahabat masih mengingat masa-masa terakhir di SMP? Saat membaca tulisan di blog seorang sahabat mengenai Cerita Anak SMP, aku tertarik untuk mengisahkan sebagian masa-masa jelang kelulusanku di SMP. Pertengahan tahun 1993 adalah masa terakhirku di SMP N 3 Samarinda. Hmm… Itu berarti sekitar 20 tahun yang lalu. Sudah begitu lama berlalu, namun rasanya masih segar dalam ingatan. Hari itu adalah hari Sabtu, aku ingat aku mengenakan seragam pramuka. Bapak Kepala sekolah menginstruksikan siswa dari kelas 1 hingga kelas 3 untuk berkumpul di lapangan sekolah. Agendanya adalah pengumuman kelulusan sekaligus perpisahan. Entah mengapa kali itu Bapak Kepsek memutuskan untuk tidak mengadakan acara perpisahan yang meriah seperti tahun-tahun sebelumnya. Para siswa berbaris sesuai dengan ke
  • 31

    Aug

    Langit Masih Biru

    Pernahkah Sahabat merasa langit seolah runtuh? Atau dunia seperti kiamat? Mungkin terdengar lebay atau berlebihan namun itu memang deskripsi yang sesuai untuk menggambarkan suasana perasaan saat mendapatkan pukulan berat, bisa berupa mendengar kabar yang mengejutkan, tidak menyenangkan, atau saat tertimpa permasalahan. Bahkan dalam dunia sinema, biasanya ditambahkan ilustrasi suara guntur dan kilat yang menyambar, menandakan bahwa sang tokoh cerita sedang mendapatkan kejutan yang hebat. Sesekali aku pernah mendapatkan permasalahan. Mungkin memang tidak sehebat itu, namun pukulan berat itu kurasakan cukup mengguncang. Misalnya saja saat kekasih hati membatalkan niatnya untuk mengarungi hidup berdua denganku, padahal aku telah menyusun mimpi-mimpi indah seandainya kelak dapat hidup bersaman
  • 30

    Aug

    Merantau

    Aku merapikan pashmina merah yang kukenakan di Hari Jum’at ini. Warna merah sengaja kupilih untuk mencerahkan wajahku yang pucat karena kurang tidur. Aku tak terbiasa untuk memoles wajah dengan make-up. Tiba-tiba salah seorang rekan kerjaku duduk di kursi yang ada di depanku. Sebut saja namanya Mas Anda. Aku tersenyum melihatnya yang mengenakan kaos polo sama merahnya dengan pashminaku. Jelang waktu istirahat itu kantor sudah mulai sepi. Kami berdua berbincang-bincang aneka hal. Ia menceritakan tentang kekasihnya yang baru yudisium dan tak lama lagi akan wisuda. Lalu aku turut mengungkapkan keinginanku untuk kuliah. “Aku dulu nekad aja pas mau kuliah,” ucap Mas Anda. Akupun ber-o panjang sambil mengangguk. Yang kutahu, lelaki yang duduk di depaku itu adalah perantau dar
  • 29

    Aug

    Alasan Mengikuti Tantangan #30HariNonstopNgeblog

    Setiap blogger pasti mengetahui sejauh mana kesanggupannya dalam menulis di blog. Kita bisa melihat dari apa yang telah kita capai selama ini. Saat membuka dashboard, bisa terlihat berapa jumlah tulisan yang telah ter-publish. Rekapan tiap bulan juga bisa menunjukkan kekerapan kita dalam menulis, apakah setiap hari, seminggu sekali, atau mungkin sebulan sekali. Lalu bagi yang terbiasa menulis seminggu sekali, apakah bisa menulis setiap hari? Kehadiran tantangan #30HariNonstopNgeblog yang diadakan oleh Blogdetik, kemudian menggelitik para blogger yang sulit untuk update harian. Aku termasuk salah seorang yang sulit melakukan update blog secara rutin setiap hari. Terkadang karena masalah mood yang jelek (baca: malas), koneksi yang sangat tidak bersahabat, atau karena kesibukan
  • 28

    Aug

    Emak, Guru Matematika Terhebat

    Emak adalah seorang penyampai cerita terbaik. Sejak aku kecil, tak terkira sudah berapa banyak cerita yang keluar dari mulut beliau, untuk disampaikan padaku dan saudara-saudaraku. Dongeng kancil yang suka mencuri ketimun sering terdengar di balik kelambu yang terpasang di gubuk kami. Belum lagi cerita tentang Si Budi yang memiliki pisang goreng, sebagai pelajaran dini untukku, yang ceritanya pisang goreng itu bertambah, berkurang atau dibagi. Emak memperagakan jumlah pisang goreng dengan jemari beliau. Bayangan tangan emak yang terpantul ke dinding dan bergoyang-goyang seiring irama lampu teplok yang tertiup angin. Emak menjadi guru matematikaku yang pertama. Cerita emak terus mengalir dalam setiap babak kehidupan keluarga kami. Meja makan menjadi panggung, podium, bagi emak untuk berbag
  • 27

    Aug

    Berhenti Menjadi Procrastinator Sejati

    “Mbak sudah ngerjain tugas?” tanya temanku beberapa tahun yang lalu. “Belum. Ntar aja deh. Kan batas waktunya masih lama,” sahutku. “Ah, Mbak ini memang procrastinator.” “Heh? Istilah apaan tuh?” Aku terheran-heran mendengar istilah yang disebutkannya, terlebih saat ia menuliskannya agar aku bisa melafalkannya dengan benar. Ia lalu mengatakan artinya. Apakah Sahabat pernah mendengar istilah ‘Procrastinator‘? Procrastinator diartikan sebagai orang yang gemar menunda-nunda kewajiban/pekerjaan. Agak malu juga rasanya saat ada orang yang memberi label pada diri kita sebagai seorang procrastinator, karena sudah jelas sekali bahwa label itu bukanlah label yang positif. Coba pandang di sekeliling kita, ada berapa banyak orang yang selal
  • 25

    Aug

    Diet Suka-suka

    Semenjak beranjak dewasa, persoalan bentuk tubuh sepertinya menjadi isu terpenting bagi sebagian besar orang, terutama perempuan. Saat tonjolan lemak yang tak beraturan mulai (dianggap) mengganggu penampilan, berbagai cara dietpun ditempuh dalam rangka merampingkan tubuh. Ada yang memilih mengurangi makan, minum pil pelangsing, atau bahkan ada yang membeli paket diet seharga jutaan rupiah. Tingkat keberhasilannya juga bervariasi. Ada yang bobotnya bisa turun drastis, tetap sama, atau bahkan malah naik. Belakangan ini ada cara diet yang sedang ramai dibicarakan orang banyak. Seorang mentalist, Dedy Cobuzier menelurkan sebuah cara diet yang ia beri nama Obsessive Cobuzier’s Diet (OCD). Detailnya bisa dibaca dengan cara mengunduh ebook yang disediakan di situs readyforfit.com. Kabarnya
  • 25

    Aug

    Ajak Mereka Ngeblog, Mau?

    Aku sangat bangga dengan kampungku. Setiap ada yang bertanya aku tinggal di mana, maka dengan lantang aku menyebutkan nama kampungku dan posisi rumahku yang letaknya beberapa meter dari sebuah masjid tua. Masjid itu cukup terkenal karena merupakan kebanggan warga kotaku. Usia masjid yang sudah dalam hitungan abad, membuat Pemerintah Kota menjadikannya sebagai cagar budaya. Sudah sepatutnya aku bangga dengan kampungku, bukan? Namun ternyata, berdiri tegaknya masjid itu tidak serta merta membuat lingkungan sekitarnya menjadi religius. Hanya segelintir orang yang rutin memakmurkan masjid. Sedari kecil, aku sudah sering melihat perjudian yang marak di kampungku. Lagi-lagi para pelakonnya yang terlihat di gang-gang kebanyakan adalah anak-anak kecil dan remaja. Menurut kabar, orang-orang dewasa
  • 24

    Aug

    Presiden Masa Depan?

    Seorang anak kecil masuk ke warung sembako emakku. Usianya sekitar 10 tahun. Emak tak mengenali ia anak siapa, namun apa yang dibawanya agak membuat emak merasa gusar. “Nek, mau jual ini,” ucap anak kecil itu seraya menyodorkan sebuah batu dacing (batu timbangan) yang beratnya sekiloan. “Ini bukan punya nenek kan?” tanya emak, agak curiga kepada anak itu. Batu yang terbuat dari tembaga itu memang serupa dengan batu dacing di warung emak, dan mungkin juga di warung-warung lainnya. “Bukan, Nek,” sahut anak itu dengan tegas. “Begini saja, kamu jual saja batu dacing ini di tempat orang jual besi tua.” Emak lalu menjelaskan lokasi yang beliau maksud, dan anak itupun pergi. Sebenarnya kejadian di atas tidak kulihat secara langsung, tetapi aku mend

Author

Follow Me

Search

Recent Post