• 21

    Jan

    Tebak-tebakan

    Aku sangat menyukai tebak-tebakan. Meski tidak semuanya bisa kujawab dengan benar. Seperti halnya salah satu kuis yang pernah diadakan oleh Pakdhe Cholik, Kuis Tebak Nomor HP dengan mengunakan Gadis Molek sebagai ‘tokoh utama’. Kuis ini sukses membuatku berpikir cukup keras. Hingga kemudian aku mendapatkan sederet angka serupa nomor HP, hasil dari coretanku yang ternyata salah. Akhirnya aku gagal menebak nomor HP si gadis molek, karena aku tidak terpikir cara yang benar. Namun kegagalan ini tentu tak menyurutkan semangatku untuk terus menjajal kuis/tebak-tebakan yang diadakan oleh Pakdhe Cholik. Kuis tebak nomor HP ini sebenarnya tidak diadakan di cakcholik.blogdetik.com, tetapi di blog utama milik Pakdhe Cholik. Postingan di blogdetik ini dalam rangka mendukung event yang sed
  • 7

    Jun

    Sekarang Atau Lima Puluh Tahun Lagi

    Perlahan kuusap tubuh kaku seorang perempuan muda. Kutatap sedih bagian perutnya yang membuncit, karena janin di dalamnya turut kehilangan nyawa bersama ibunya. Sisa air mandi di tubuh perempuan itu sudah kering. Lalu perempuan itu dibungkus dalam beberapa helai kain putih yang akan menjadi pakaiannya saat menghadap malaikat Munkar dan Nakir. Seorang lelaki berbadan tegap perlahan jongkok di sampingku. Wajah tampan yang dulu pernah menghias hari-hariku dengan kata-kata indah dalam surat cintanya itu, kini mendekat ke bagian terbuka dari sosok yang telah terbungkus. Ia menciumi wajah perempuan itu, lama. Aku menepuk halus punggung lelaki itu, menguatkan karena ia kehilangan istri dan anak sekaligus. Meski angka sepuluh dan nama Bhirawa tercetak di bagian punggung kaos bola yang dikenakanny
  • 10

    Aug

    Perkedel Whatever

    Terbiasa lebaran ada emak, membuatku kelimpungan saat emak naik haji tahun lalu. Mungkin bagi sebagian masyarakat Indonesia, Idul Adha dirayakan secara sederhana tanpa adanya hidangan istimewa di rumah. Namun di kampungku berbeda. Idul Adha sama saja dengan Idul Fitri, ada aneka hidangan, bahkan kue kering juga ada. Jadinya aku tak tahu harus membuat apa di rumah. Terlebih lagi memasak bukanlah keahlianku. Aneka cemilan pengisi toples sudah kubeli. Lumayan bila disuguhkan ke tamu, pikirku. Namun belum ada hidangan utama sebagai pengganjal perut atau untuk disuguhkan kepada sanak keluarga yang berkunjung. Akhirnya aku berinisiatif untuk membuat martabak mini (gurih). Sebenarnya aku belum pernah membuat martabak mini. Aku hanya mencoba meniru martabak mini yang pernah kubeli. Jika martabak
  • 25

    Jun

    Giveaway Azzet: Interpretasi

    Setiap manusia dikaruniai kemampuan untuk berpikir. Karena itu manusia cenderung untuk mengolah apa yang dilihatnya, dimasukkannya ke dalam kepala atau alam pikir yang kemudian memunculkan pendapat-pendapat atau pandangan tentang hal yang dilihatnya itu. Inilah yang disebut interpretasi. Banyak hal yang mempengaruhi interpretasi manusia terhadap sesuatu, seperti pendidikan atau pengalaman hidup, dll. Misalnya saja interpretasi pada sebuah koran. Seseorang pelajar mungkin memandang koran sebagai sebuah sumber informasi yang sangat berguna untuk mengerjakan tugas sekolah. Namun akan berbeda bagi seorang tukang gado-gado, mungkin ia akan berpikir koran bermanfaat untuk membungkus dagangannya. Demikian halnya dengan seorang blogger. Menjadi blogger melatih kita untuk menginterpretasikan suatu
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post