• 25

    Jan

    [Pesta FlashFiction] 25 Januari

    “Dua puluh lima Januari?” “Iya.” “Berarti minggu depan ya?” Bimo menatap lekat sebuah undangan berwarna merah jambu. “Hmm … bisa nggak ya ….” “Kamu harus datang, Bim.” “Iya, iya. Aku akan usahakan datang dan berdoa yang terbaik untuk calon mempelai.” “Ajak Tina juga.” “Pasti dong, Frisa. Kalau pergi kondangan tanpa istri, apa kata dunia.” “Tumben banget. Biasanya istri disimpan di rumah saja.” “Bukan begitu. Istriku itu orang rumahan banget. Biasanya dia merasa kurang nyaman di keramaian. Tapi, demi hajatan sahabatku tersayang ini, aku akan merayu istriku agar mau datang.” “Gitu, dong. Awas ya kalau kamu nggak datang. Aku nggak mau kenal kamu lagi!̶
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post